jump to navigation

A A Gym Tentang Wali Allah 22 September 2007

Posted by adhiwirawan in Uncategorized.
trackback

Assalamu’alaikumussalam wr wb,
Sederhananya, waliyullah itu adalah kekasih atau orang yang dicintai Allah. Insya Allah orang-orang seperti ini akan ada di setiap zaman. Sebenarnya, para kekasih Allah tidak identik dengan kesaktian atau kemampuan “supranatural” yang aneh-aneh. Tidak menutup kemungkinan mereka memiliki keistimewaan tertentu, yang dalam pandangan orang lain dianggap kesaktian. Namun itu bukan sesuatu yang mereka kejar. Mereka hanya mengejar cinta dan keridhaan Allah semata. Keistimewaan hanya sekadar “bonus” dari Allah atas kesalihannya. Terkadang, mereka tidak sadar bahwa dirinya memiliki keistimewaan. Karena itu, para kekasih Allah tidak pernah berbangga diri atau ingin menunjukkan segala keistimewaan kepada orang lain. Hal ini berbeda dengan “wali setan”. Mereka gemar sekali memperlihatkan kesaktian dan kemampuan supranaturalnya. Bahkan menjadikannya sarana mencari uang, popularitas, dsb. Ciri yang paling kentara, semua “keistimewaan” tersebut semakin menjauhkan mereka dari Allah.

Saudaraku, andai seorang waliyullah mampu berjalan di atas air, mengobati yang sakit, dan sebagainya, maka semua itu hanyalah keistimewaan yang rendah tingkatannya. Keistimewaan tertinggi adalah ketika ia mampu istikamah dalam taat kepada Allah. Karena itu, seorang waliyullah tidak harus seorang ulama besar. Seorang petani, pedagang, ibu rumahtangga, mahasiswa, pejabat negara semuanya bisa menjadi kekasih Allah. Syaratnya ia istikamah serta ikhlas dalam taat kepada Allah, sesuai kapasitas dan kemampuan dirinya. Menjadikan kehendak Allah di atas kehendak hawa nafsunya. Wallaahu a’lam

( KH Abdullah Gymnatiar)

Komentar»

1. akhmad - 23 September 2007

interessting…